Polisi Dalami Kasus Carok Dua Lansia di Kedungdung, Dua Saksi Bengkel Diperiksa, Pelaku Masih Jalani Perawatan

Editor MCN
6 Jul 2026 18:14
Berita Hukum 0 22
2 menit membaca

MCN | Sampang, Jawa Timur – Satuan Reserse Kriminal Polres Sampang terus mengintensifkan penyelidikan kasus pertikaian berdarah yang melibatkan dua warga lanjut usia (lansia) di Jalan Raya Desa Nyeloh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Hingga Senin (6/7/2026), penyidik telah memeriksa dua saksi kunci guna mengungkap secara menyeluruh penyebab terjadinya duel bersenjata tajam tersebut.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB itu melibatkan H. MD (60), warga Dusun Tedunan, dan MT (60), warga Dusun San Lanjang, Desa Banjar. Keduanya mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit sehingga belum dapat dimintai keterangan oleh penyidik.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Puji Eko Waluyo, mengatakan penyidik sementara memfokuskan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi serta motif pertikaian tersebut.

“Untuk sementara ini, kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi, yaitu pemilik bengkel motor di lokasi kejadian beserta orang tuanya,” ujar AKP Puji Eko Waluyo saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan terhadap kedua pihak yang terlibat belum dapat dilakukan karena kondisi kesehatan mereka masih dalam tahap pemulihan pascaoperasi. Polisi akan meminta keterangan setelah mendapat rekomendasi medis bahwa keduanya telah layak menjalani pemeriksaan.

“Pemeriksaan terhadap dua orang yang terlibat duel belum bisa kami laksanakan, sebab mereka berdua saat ini statusnya masih sakit dan dalam masa pemulihan pascaoperasi,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden bermula saat kedua pria tersebut secara tidak sengaja bertemu di sebuah bengkel modifikasi sepeda motor di Desa Nyeloh. Pertemuan itu diduga memicu adu mulut yang kemudian berkembang menjadi perkelahian menggunakan senjata tajam yang telah dibawa masing-masing.

Akibat duel tersebut, kedua korban mengalami luka robek serius dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan saksi guna memperkuat proses penyidikan.

Polres Sampang menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik masih menunggu kondisi kedua pelaku membaik agar proses pemeriksaan dapat dilaksanakan dan motif utama di balik pertikaian berdarah tersebut dapat diungkap secara utuh.(M.A).