Balita Penderita Gizi Buruk di Sampang Dapat Perhatian

Editor MCN
6 Jul 2026 18:25
2 menit membaca

MCN | Sampang, Jawa Timur – Wujud kepedulian terhadap kondisi balita penderita gizi buruk ditunjukkan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Diecky Eka Koes Andriansyah bersama rombongan, Ketua Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) Cak Jum, tenaga kesehatan ahli gizi Puskesmas Pangarengan Hurun Nisak (Ibu Anis), serta didampingi personel Polsek Pangarengan, mengunjungi kediaman Ananda Asheeqa Al Farizi, balita yang telah menderita gizi buruk selama sekitar satu tahun di Dusun Gunungah, Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Senin (6/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Kejari Sampang menerima informasi dari Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami Ananda Asheeqa Al Farizi. Balita berusia satu tahun itu disebut membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk bantuan pemenuhan kebutuhan susu khusus dan dukungan untuk proses pemulihan kesehatannya.

Merespons laporan tersebut, Kejari Sampang bergerak cepat turun langsung ke lokasi guna memastikan kondisi balita sekaligus melihat secara langsung keadaan keluarga. Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus memastikan informasi yang diterima sesuai dengan fakta di lapangan.

Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada keluarga Ananda Asheeqa Al Farizi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menunjang proses perawatan dan pemulihan kesehatan balita yang tengah berjuang melawan gizi buruk.

Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Sampang, Diecky Eka Koes Andriansyah, menyampaikan bahwa pihaknya hadir sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Kami dari Kejaksaan Negeri Sampang turun langsung untuk melihat, memastikan kondisi dan keadaan Ananda Asheeqa Al Farizi. Setelah kami melihat secara langsung, memang benar balita berusia satu tahun tersebut membutuhkan dukungan serta bantuan dari berbagai pihak,” ujar Diecky kepada awak media.

Ia mengaku prihatin melihat kondisi balita tersebut beserta kehidupan keluarganya. Menurutnya, perhatian dan kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar Ananda dapat memperoleh penanganan yang maksimal hingga kembali sehat seperti anak-anak seusianya.

“Kami berharap Ananda Asheeqa Al Farizi segera pulih, sehat kembali seperti balita lainnya, sehingga kelak dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. Kami juga mengajak masyarakat Kabupaten Sampang yang memiliki rezeki lebih untuk ikut membantu meringankan beban keluarga demi mempercepat proses kesembuhannya,” pungkas Diecky.(M.A).