Caption Foto
Technical meeting Kapolres Cup PBV Sampang 2026 di Gedung Polres Sampang, Sabtu (30/05/2026). Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Sampang bersama panitia ini diikuti 47 tim peserta sebagai persiapan menjelang bergulirnya turnamen bola voli yang berfokus pada pembinaan dan pencarian talenta lokal tanpa pemain bon dari luar Kabupaten Sampang.MCN | Sampang, Jawa Timur – Sebanyak 47 tim bola voli, terdiri dari 40 tim putra dan 7 tim putri, dipastikan akan ambil bagian dalam ajang Kapolres Cup PBV Sampang 2026. Menjelang pelaksanaan turnamen, seluruh peserta mengikuti technical meeting yang digelar pada Sabtu di Gedung Pertemuan Polres Sampang guna mematangkan seluruh aspek teknis pertandingan.
Kegiatan technical meeting tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Sampang bersama panitia pelaksana dan dihadiri perwakilan seluruh tim peserta. Pertemuan ini bertujuan menyamakan persepsi terkait regulasi pertandingan, sistem kompetisi, jadwal pertandingan, serta aturan yang harus dipatuhi selama turnamen berlangsung.
Dalam kesempatan itu, AKP Eko Puji Waluyo selaku panitia pelaksana menyampaikan bahwa penyelenggaraan Kapolres Cup PBV Sampang bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan wadah pembinaan atlet lokal yang memiliki potensi untuk berkembang ke level yang lebih tinggi.
“Kapolres Cup PBV Sampang 2026 ini kami gelar untuk mencari bibit-bibit atlet bola voli yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi berbagai event yang lebih besar di masa mendatang,” ujar AKP Eko Puji Waluyo di hadapan peserta technical meeting.
Ia menegaskan bahwa turnamen ini secara khusus difokuskan untuk memberikan ruang kepada atlet-atlet asli Kabupaten Sampang agar mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan masyarakat dan para pemerhati olahraga.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menggali dan mengembangkan talenta lokal. Karena itu kami ingin kompetisi ini benar-benar menjadi panggung bagi putra-putri terbaik Sampang,” tambahnya.
Panitia juga menerapkan aturan tegas dengan melarang penggunaan pemain bon atau pemain dari luar Kabupaten Sampang. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjaga semangat pembinaan atlet daerah sekaligus memastikan kompetisi berlangsung secara sportif dan berkeadilan.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, Kapolres Cup PBV Sampang 2026 diharapkan menjadi salah satu turnamen bola voli paling kompetitif di Kabupaten Sampang. Selain menjadi sarana pembinaan prestasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan semangat olahraga di kalangan generasi muda.
Melalui turnamen tersebut, Polres Sampang bersama PBV Sampang menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga daerah. Dari ajang inilah diharapkan lahir atlet-atlet berbakat yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Sampang di tingkat regional maupun nasional.(M.A).