Caption Foto:
Pengurus dan anggota Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) berfoto bersama usai pengukuhan H. Moh. Yasin sebagai Dewan Penasihat AWAS dalam rangkaian puncak kegiatan Ghatring Press 2025 di Villa Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu (14/12/2025). Acara ini menjadi momentum penguatan etika, integritas, dan profesionalisme wartawan.MCN | Batu, Jawa Timur – Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) menggelar rangkaian puncak kegiatan Ghatring Press 2025 yang dirangkai dengan pengukuhan komposisi organisasi, yakni pelantikan H. Moh. Yasin sebagai Dewan Penasihat AWAS. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Villa Batu, Kota Batu, Jawa Timur, pada tahun 2025.
Pengukuhan Dewan Penasihat tersebut dilakukan langsung oleh Ketua AWAS Ahmad Jumadi dan disaksikan oleh seluruh jajaran pengurus serta anggota Aliansi Wartawan Sampang. Acara ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi serta konsolidasi internal AWAS.
Ketua AWAS Ahmad Jumadi dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengukuhan Dewan Penasihat merupakan langkah strategis organisasi untuk memperkuat nilai moral, etika, dan profesionalisme wartawan di Kabupaten Sampang. Menurutnya, peran Dewan Penasihat sangat penting sebagai pengarah dan pengayom organisasi.
“Dengan dilantiknya H. Moh. Yasin sebagai Dewan Penasihat, kami berharap AWAS semakin solid, berintegritas, serta mampu menjaga marwah profesi wartawan dalam menyampaikan informasi yang benar dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Ahmad Jumadi. Minggu,14/12/2025.
Sementara itu, H. Moh. Yasin dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai kepedulian, kejujuran, dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran. Ia mengajak seluruh insan pers untuk selalu mengedepankan sikap saling mengingatkan demi kemajuan bersama.
“Bagaimana kebaikan itu adalah membantu orang yang membutuhkan bantuan. Kalau memang tidak benar, ya tidak usah langsung kita serang, kita ingatkan dulu. Satu, dua, tiga kali. Jika tidak diikuti, maka kita harus bergerak,” tutur H. Moh. Yasin dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa tanpa perubahan dan keberanian untuk meluruskan kesalahan, suatu daerah tidak akan mengalami kemajuan.
“Kalau dibiarkan terus seperti itu, Sampang tidak akan maju. Kita harus berani mengatakan ini tidak benar, dua kali, tiga kali, sampai ada perubahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, H. Moh. Yasin menyatakan kesiapannya untuk mendukung AWAS dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
“Saya siap dengan apa pun yang dibutuhkan untuk kebenaran. Bahkan nyawa saya pun saya taruh untuk kebenaran. Terima kasih, saya telah dianggap sebagai keluarga besar AWAS,” ucapnya.
Menutup sambutannya, H. Moh. Yasin mengingatkan bahwa nilai tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi adalah sikap saling menghargai.
“Ilmu yang paling tinggi adalah menghargai,” pungkasnya.(M.A).